Jumat, 03 April 2009

Pengumuman Skuad Sudirman Ditunda Hingga Senin

Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) berencana mengumumkan skuad Piala Sudirman, Senin (6/4). Padahal pada 10 April pendaftaran entry by name sudah ditutup.

Praktis PBSI hanya punya sisa waktu sebanyak tujuh hari untuk menggodok nama-nama atlet. Sehingga para atlet bisa bernafas lega karena sudah ada keputusan. “Kami sudah membahas nama-nama yang masuk. Karena banyaknya usulan, maka Binpres (Pembinaan dan Prestasi) akan menggodok sesuai kebutuhan,” kata Ketua Umum PBSI Djoko Santoso saat ditemui di Cipayung, Jakarta Jumat (3/4).

Dia mengatakan Kasubid Pelatnas Christian Hadinata dan Kabid Binpres Lius Pongoh telah diberi kewenangan untuk menggarapnya. “Kemungkinan Senin atau Selasa (6/4) depan sudah dapat diputuskan,” lanjut Djoko.

Disinggung soal waktu perhelatan yang semakin dekat, Panglima TNI ini tidak mau terlalu dikejar waktu. “Nama atlet yang dimasukan membutuhkan beberapa prosedur seperti cek kesehatan, dan perkembangan latihan. Jadi tidak usah terburu-buru, jika dimumkan Senin masih ada waktu untuk mendaftar,” ujarnya.

Soal jumlah atlet dan target Tim di Piala Sudirman, Djoko menyebut jumlah tim Piala Sudirman dibawah 20 orang. “Kami tetap mematok target juara, karena sektor ganda kita masih berpeluang.”

Selanjutnya Djoko menyebut pemain pelatnas akan lebih diutamakan masuk dalam tim. “Soal berita yang mengabarkan bahwa Vita Mariss menolak panggilan PBSI itu tidak benar. Kami saja belum memanggil dia, jadi bagaimana mungkin dia menolak. Kandidat untuk Manajer Tim kemungkinan adalah Pak Yacob Rusdianto (Sekjen PBSI) atau Pak Yan Haryadi,” cetusnya.

Di sektor tunggal pria, Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso diprediksi menjadi kekuatan inti tim nasional. Adapun di tunggal wanita, Maria Kristin Yulianti dan Adriyanti Firdasari bakal menjadi tumpuan.

Meski belum ada keputusan, pelatih tiap-tiap sektor telah memberikan gambaran kebutuhan pada nomor yang diarsitekinya. Di sektor ganda campuran, Richard Mainaky mengaku masih membutuhkan kesenioran Flandy Limpele dan Vita Marissa.

"Lawan akan segan jika kita menurunkan pasangan terbaik yang dimiliki, Nova Widianto/Liliyana Natsir dan Flandy/Vita. Tak hanya di nomor itu, saya yakin bahwa kepercayaan diri sektor lain juga meningkat jika ada pemain yang kuat," terang Richard.

Di ganda campuran, saat ini pelatnas hanya memiliki dua pasangan yang cukup matang, Nova/Liliyana dan Devin Lahardi/Lita Nurlita. Selebihnya masih berada di lapisan lebih bawah.Sementara kebutuhan di sektor ganda campuran, yakni tiga pasang.

"Jika pengurus bisa mengusahakan tambahan di nomor ganda campuran itu, saya rasa tak masalah. Tinggal bisa cepat atau tidak. Kalau lambat, juga akan berpengaruh pada persiapan tim," terang dia. Selain itu, pihaknya akan terus mencari pelapis di pemain pria untuk memperkuat tim. "Bisa (Muhammad) Rijal atau Fran Kurniawan," tegas dia.

Pelatih ganda putri Aryono Miranat mengakui sektornya kurang tangguh untuk menghadapi Piala Sudirman. Pasalnya pelatnas hanya memiliki dua pasangan senior di pelatnas, yakni Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari dan Greysia Polii/Nitya Khrishinda.

Meski demikian Shendy/Meiliana dianggap belum terlalu berpengalaman karena masih sedikit mengikuti turnamen Super Series. Sementara Greysia/Nitya baru saja dipasangkan.

"Tidak mungkin saya melibatkan Butet (sapaan karib Liliyana Natsir) untuk memperkuat ganda putri. Dengan kondisi seperti itu, dia akan berkonsentrasi di nomor ganda campuran," terang Aryono

Tidak ada komentar:

Posting Komentar