Para atlet pelatnas yang akan turun di Piala Sudirman 2009 10-17 Mei mendatang perlu menggenjot stamina sebagai bagian dari persiapan. Pasalnya dalam beberapa turnamen terakhir cukup banyak atlet andalan yang kondisi fisiknya kurang baik.
Hal ini dilihat dari evaluasi hasil pemain pelatnas ketika tampil dalam rangkaian turnamen super series di Eropa bulan Maret kemarin. Gelar di empat turnamen awal tahun 2009 belum berhasil digondol pemain pelatnas Cipayung.
Untuk Piala Sudirman nanti, Pengrus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) mematok target menembus final. Alasannya sejak even tersebut dihelat pertama kali di Jakarta pada 1989, Indonesia baru kebagian satu kali juara. Selebihnya menjadi runner-up saja sebanyak enam kali.
Saat ini PB PBSI belum berani memasang target juara karena China merupakan Negara yang terkuat di perbulutangkisan dunia. Selain Piala Sudirman, Piala Thomas dan Uber ada di genggaman China.
Meski demikian kesempatan menjadi juara masih tetap terbuka. "Jika kami memasang target final, tinggal selangkah lagi menjadi juara," kata Kasubid Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata saat dihubungi Kamis, (2/4).
Dikatakan Christian, bagi para pebulu tangkis lapis pertama Cipayung, tidak mengalami kesulitan dalam hal teknik seperti Sony Dwi Kuncoro. Apalagi mereka cukup sering mengikuti turnamen kelas dunia.
"Persoalan fisik yang tidak baik saat mengikuti turnamen Eropa menjadi catatan penting jajaran pelatih. Karena itu kami punya pekerjaan rumah untuk meningkatkan fisik dalam waktu yang tersisa ini," terang Christian.
Dengan kondisi fisik yang prima, para pemain diharapkan dapat tampil konsisten selama delapan hari pertandingan. "Jangan sampai kita hanya menang pada satu putaran, tapi besoknya jelek," tambah Christian.
Latihan fisik yang dimaksud bukan hanya penambahan porsi pada aspek di luar lapangan, tapi juga fisik saat berada dalam lapangan. Chritian mencontohkan saat drilling bola.
Untuk mengoptimalkan latihan tersebut, PBSI mengharapkan pelatih teknik dan fisik bisa bekerja sama dengan lebih baik. Maksimal, satu pekan lagi para pemain harus melakoni latihan fisik yang lebih berat daripada biasanya. Selepas jadwal latihan fisik, para pebulu tangkis Cipayung melakoni serangkaian simulasi. Tapi, waktu dan lokasinya belum ditentukan hingga kemarin.
Pelatih ganda putra pelatnas PB PBSI Sigit Pamungkas telah melaksanakan program itu sejak anak asuhnya pulang dari Swiss Terbuka Super Series yang berakhir 15 Maret lalu. “Untuk Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama Dasuki diwajibkan menambah latihan untuk meningkatkan kekuatan tangan. Demikian pula Bona Septano/Mohammad Ahsan. Adapun Markis Kido tetap diwajibkan memulihkan kondisi lutut kirinya yang cedera,” ujarnya.
Di lain pihak tunggal Putra Sony Dwi Kuncoro mengakui porsi latihan yang dijalaninya lebih padat dan berat. “Dengan latihan berat ini saya berharap di Piala Sudirman kondisi bisa lebih fit dan cedera tidak kambuh,” katanya.
Selanjutnya Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso berencana melakukan rapat dengan pengurus lainnya hari ini, Jumat (3/4) usai Salat Jumat untuk membahas para pemain yang akan dimasukan dalam tim Piala Sudirman.
Perkiraan Skuad Inti Piala Sudirman
Tunggal pria
Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso
Tunggal wanita
Maria Kristin Yulianti, Adriyanti Firdasari
Ganda pria
Markis Kido/Hendra Setiawan, Bona Septano/Mohammad Ahsan, Candra Wijaya*, Alvent Yulianto*
Ganda wanita
Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari, Greysia Polii/Nitya Krishinda, Vita Marissa*
Ganda campuran
Nova Widianto/Lilyana Natsir, Devin Lahardi/Lita Nurlita, Muhammad Rijal*, Flandy Limpele*, Vita Marissa*
Catatan: *pemain non-pelatnas
Kamis, 02 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar